Herman Deru : Jalan Rusak Penyebabnya ODOL, Zainuri Desak Polantas dan Dishub Musi Rawas Tindak Tegas Truk ODOL

 


MUSI RAWAS - Herman Deru turun langsung meninjau kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah di Kampung  Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas. (26/12/2025



Peninjauan dilakukan dengan berjalan kaki menyusuri ruas jalan yang rusak untuk melihat langsung kondisi lapangan.



Herman Deru menjelaskan bahwa secara teknis konstruksi jalan tersebut sebenarnya sudah dirancang dengan baik.


Namun, kerusakan berat yang terjadi saat ini dipicu oleh tingginya intensitas kendaraan berat, terutama truk Over Dimension Over Loading (ODOL) yang melintas tanpa kendali.



“Kalau jalan dilewati kendaraan ODOL, tentu akan cepat rusak. Dampaknya dirasakan semua pengguna jalan,” ujar Herman Deru di lokasi.


Zainuri Sekretaris Organda Musi Rawas menanggapi hal itu, saat berbincang dengan awak media ia menjelaskan, " jika benar jalan tersebut rusak akibat ODOL. Kemana Polantas dan Dishub, seharus Polantas dan Dishub tindak tegas bagi Pengendara yang muatannya melebihi kapasitas. Berarti, hingga jalan rusak parah seperti itu, tindak pelanggaran ODOL sangat tinggi. Untuk kedepannya kami mendesak Polantas dan Dishub Musi Rawas tindak tegas bagi pengendara yang muatannya overload. Agar jalan di Musi Rawas tidak rusak akibat ODOL". Tegas Zainuri 


Lanjut Zainuri, "Jalan rusak akibat ODOL (Over Dimension Over Loading) terjadi karena truk melebihi batas dimensi dan berat muatan yang diizinkan, menyebabkan tekanan berlebih pada permukaan jalan, retak-retak, bergelombang, dan berlubang (potholes) lebih cepat dari seharusnya, bahkan merusak struktur jembatan, sehingga anggaran negara habis untuk perbaikan berulang, dan membahayakan keselamatan pengguna jalan". Ujarnya 


Selanjutnya Zainuri Mengatakan, "Solusi yang diperlukan adalah Penegakan Hukum Tegas: Sanksi lebih berat untuk pengemudi dan pemilik usaha, serta penindakan di lapangan yang konsisten oleh Dishub dan Polisi. Penguatan Infrastruktur Pengawasan: Pengaktifan kembali jembatan timbang dan penerapan teknologi Weigh-in-Motion (WIM). Kolaborasi Multi-Pihak: Keterlibatan perusahaan pemilik truk, pemerintah daerah, masyarakat, dan media dalam pengawasan". Jelas Sekretaris Organda Musi Rawas


(M.Rifai)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama