Kisah pilu seorang istri Open BO di kamar sedangkan suami jaga anak.


Peristiwa miris ini terjadi di Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung.


Pasangan muda ini berinisial AA dan istrinya DA.


Kasus ini membuat heboh lantaran sang suami tahu jika istrinya melayani laki-laki lain.


Saat DA melayani nafsu pria lain, AA berada di ruang tamu menjaga anak mereka yang masih balita. AA juga sibuk bermain HP sambil menjaga anak.


DA mengakui menawarkan jasanya melalui aplikasi hijau MiChat. Hal itu juga diketahui oleh suami DA, AA.


Praktik ini sudah dilakukan selama 3 bulan terakhir. Awalnya AA iseng mendownload aplikasi MiChat di handphone DA untuk tujuan menipu.


“Awalnya nyoba untuk n!pv orang, bukan untuk open BO. Terus kata biniku basinglah (terserah lah-red),” ungkap AA.


“Awalnya suami download aplikasi MiChat di hp ku, kata dia iseng-iseng awalnya,” ucap DA saat diperiksa.


Dirinya pun sempat menanyakan kepada sang suami maksud dari hal tersebut.


“Kubilang ke dia, ka nek ngejual ku ok (kamu mau ngejual aku ya-red). Terus kata dia, dak lah untuk nyube bai (enggak lah, untuk coba-coba aja-red) untuk nyari duit. Terus kubilang enggak, terus lama-lama ku berpikir, ku bilang basinglah (terserah lah-red),” sambungnya.


DA mengaku bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan paks*an ataupun anc*man dari sang suami untuk melakukan kegiatan open BO tersebut.


Tak ada rayuan atau anc*man apapun, AA menyebut bahwa dia awalnya hanya mengajak sang istri untuk coba-coba 


Untuk tarif kencan sendiri berkisar dari Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu.


Uang Open BO untuk suami dan beli susu. Setelah mendapat uang dari melayani laki-laki lain, DA memberikan uang itu pada suaminya.


“Kadang kukasih 50, kasih 100 (ribu rupiah-red) ke dia. Yang banyaknya untuk keperluan beli makan lah, beli susu anak,” ujarnya.


Mirisnya, AA malah menggunakan uang itu untuk rokok, minum dan jvd! slot.


“Uangnya untuk beli rokok, beli minuman-minuman cangkir itu, terus untuk nyelot (jvdi online-red),” ucapnya.


AA mengaku, dia dan istri sudah melakukan praktik prostitvsi ini sebanyak 15 kali dengan tarif sekali kencan Rp 200-400 ribu.


Pasangan ini sendiri menikah secara siri pada 2021 lalu. AA tidak bekerja dan menganggur.


“Pas awal-awal baru nikah itu sempat begawe (bekerja-red), terus habis kontrak. Itu sekitar dua tahun cuma kerjanya. Habis tuh lama nganggur, terus begawe bengkel sekitar 6 bulan,” tutur DA.


Selama 15 kali membuka praktik open BO tersebut, dia dan sang istri sempat berpikiran untuk berhenti, paling tidak setelah dirinya mendapatkan pekerjaan. 


Bahkan, keduanya pun sempat cekcok.


“Aku pun sempat mau bvn*h diri, di tanganku ada bekas silet,” ujar AA.


Namun, praktik open BO tersebut dilanjutkan karena menurut pengakuan AA, sang istri masih bersikeras.


“Istri bersikeras karena uang, karena saya belum ada pekerjaan juga,” tambahnya.


Dalam melakukan aksinya, mereka pun sempat ditanyai oleh para tetangga lantaran adanya tamu di rumah.


“Tetangga sebelah pernah tanya ada siapa, kujawab temen,” imbuhnya.


Kini, keduanya pun harus mendekam di ruang tahanan Polres Bangka untuk ditindak secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama