Musi Rawas, tvnewss.online - Bantuan beras dan minyak sayur berasal dari Pemerintah Indonesia melalui program bantuan sosial pangan yang disalurkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog, bekerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dan PT Pos Indonesia, ditujukan untuk masyarakat kurang mampu guna menjaga daya beli dan ketahanan pangan nasional. Bantuan ini disalurkan dengan paket berisi beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter, dan penerimanya terdaftar di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Namun sangat disayangkan, Bantuan beras untuk warga di Desa Bangun Rejo Kecamatan Suka Karya Kabupaten Musi Rawas, diduga dikurangi volumenya. Hal tersebut diduga dilakukan dengan cara mengurangi jumlah yang seharusnya di terima.
Beras bantuan tersebut merupakan program stimulus untuk menjaga pertumbuhan ekonomi. Semestinya, setiap penerima bantuan mendapat jatah 20 kilogram Beras dan 4 Kilogram Minyak Sayur yang diterima per.KPM. Namun paktanya yang diterima oleh tiap KPM Beras 10 kilogram dan minyak sayur 2 Kilogram.
Hal ini disampaikan salah satu Warga Desa Bangun Rejo yang menerima bantuan tersebut dan tidak menyebutkan namanya. Saat mengadu kepada Reporter Tvnews ia menjelaskan,
Sewaktu di photo tiap Penerima di jejerkan beras 20 Kilogram Minyak 4 Kilogram, namun setelah diterima beras 10 Kilogram dan minyak Sayur 2 Kilogram. Tolong diinfokan kepada Dinas Sosial atau yang lainnya. Seperti ada kangklikongnya". Jelas Warga Bangun Rejo (18/12/2025)
(ZAINURI)
