MUSI RAWAS - Harga Gas Elpiji 3kg di Desa Rantau Bingin dan Simpang Gegas Temuan Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut melambung tinggi, Sehingga dikeluhkan masyarakat.
Kelangkaan gas LPG 3 kg merupakan masalah umum yang sering terjadi karena berbagai faktor, termasuk distribusi yang tidak merata dan penjualan di luar wilayah yang telah ditentukan.
Selain distribusi, kelangkaan sering disebabkan oleh pembelian oleh pengecer tidak resmi dan penjualan kembali di daerah atau harga yang berbeda, mengganggu pasokan lokal yang ditujukan untuk masyarakat miskin dan usaha mikro
Gas LPG 3 kg adalah produk bersubsidi yang ditujukan khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan usaha mikro. Penjualan ke daerah lain atau ke sektor non-prioritas (seperti restoran besar atau industri) menyebabkan kelangkaan di wilayah yang berhak menerima subsidi tersebut.
Zainuri Warga Desa Rantau Bingin mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Musi Rawas, Pertamina dan Polres Musi Rawas segerah sidak dan periksa agen Gas Elpiji di Desa Rantau Bingin. Terutama agen Gas Elpiji milik BUMDES Rantau Bingin. Jika ditemukan pelanggaran segera ditindak tegas. (5/1)2026)
"Disperindag kabupaten Musi Rawas jangan bagaikan sapi ompong, segera sidak dan periksa Pangkalan Gas di Desa Rantau Bingin Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut. Sebab di Desa Rantau Bingin kalo tidak salah ada tiga pangkalan yang menjual Gas 3kg dengan Harga 30ribuh keatas sedangkan Harga Eceran Tertinggi (HET) di pangkalan resmi sekitar Rp18.500 - Rp19.000, Mahalnya harga Gas Elpiji 3kg diduga agen resmi menjual Gas 3kg keluar daerah, bahkan jika Gas sudah diantar ke agen segera habis karena diduga dibeli oleh orang-orang dari luar daerah dengan jumlah yang banyak. Hal ini jgn dibiarkan begitu saja Pihak berwenang, termasuk pemerintah daerah dan Pertamina, segera meningkatkan pengawasan dan melakukan inspeksi mendadak untuk memastikan distribusi tepat sasaran. Agen dan pangkalan resmi yang terbukti melanggar aturan distribusi dapat dikenakan sanksi tegas". Ujar Zainuri
Reporter: M Rifai
